namun kembali lagi, sebagai seorang full time mom akan sulit sekali sejenak melupakan kebutuhan anak anaknya. sebut saja waktu liburan ke resort kemarin. haduh, pemandangan yang begitu indah, laut biru, ombak berdeburan dengan buih putihnya, bila saja bisa sejenak menikmatinya atau sejenak saja tertidur dalam dekapnya, alangkah nikmatnya. tetapi saya adalah full time mom. baru tiba saja, saat semua orang menikmati kemlongoannya, saya sudah sibuk menenangkan si bayi yang heboh, kaget liat laut kali. saat si masnya sudah bangun dan ingin berjalan jalan, di tengah jalan pun yang namanya ibu tidak lepas kepikiran apakah si bayi bangun kelaparan. endingnya, malem malah adem panas, saat dua duanya sudah angler dalam tidur, saya pun segera menyusul, lelap.
andai seorang full time mom dapat sebentar saja melupakan bahwa dia adalah seorang ibu, dapat menikmati waktu sebagaimana 24 jam mestinya. andai saja, tapi tak bisa.
ditulis setelah nyebokin si bayi yang lagi pup saat si masnya lagi nangis. pilih yang mana, dilema. kuat kuatan mental.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar